@thesis{thesis, author={Rahma Wahyu Ningtyas.}, title ={GAMBARAN BIAYA PENGOBATAN ANTIPIRETIK PADA PENDERITA DEMAM DI RUANG ANGGREK RSUD Dr. SOEGIRI LAMONGAN}, year={2020}, url={http://www.repository.umla.ac.id/70/}, abstract={ABSTRAK Demam adalah suatu keadaan suhu tubuh diatas normal akibat dari peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Biaya obat antipiretik adalah pengeluaran yang harus dibayarkan dalam pembelian obat antipiretik. Tujuan penelitian untuk mengetahui biaya pengobatan antipiretik pada penderita demam di Ruang Anggrek RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pengambilan data secara retrospektif, dengan teknik total sampling. Sampel penelitian sebanyak 24 pasien penderita demam di ruang anggrek. Dalam penelitian ini didapatkan data menujukkan harga obat metamizole A injeksi (Rp.46.334- Rp.301.741,2) dengan lama rawat inap 4-8 hari, metamizole B injeksi (Rp.61.325-Rp.282.628) dengan lama rawat inap 3-5 hari, paracetamol A syrup (Rp.57.918-Rp.29.424) dengan lama rawat inap 4 hari, paracetamol syrup (Rp.7.763,58) dengan lama rawat inap 4 hari, dan paracetamol tablet (Rp.3.830,12-Rp.3.891,24) dengan lama rawat inap 6-7 hari. Hasil penelitian menunjukkan obat antipiretik yang mempunyai harga obat yang murah adalah paracetamol tablet, dilihat dari lama rawat inap yang pendek yaitu metamizole B injeksi, maka pengobatan yang dapat digunakan paracetamol tablet dengan harga murah, dan dapat menggunakan obat metamizole B injeksi yang mempunyai lama rawat inap paling pendek. Pemilihan sediaan antipiretik yang tepat sangat diperlukan dalam mengatasi demam untuk mencegah terajadinya kemungkinan komplikasi akibat demam. Kata kunci :Biaya pengobatan antipiretik, Demam} }