Institusion
Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara
Author
PRIANEKATA, MARTIAN
Adibroto, Kusmiati
Rokhman, Abdul
Subject
Teknik Sipil
Datestamp
2019-09-27 02:33:21
Abstract :
Pembangunan di Indonesia yang sedang meningkat, baik dari pembangunan bangunan bertingkat, jalan raya, jembatan dan bangunan struktur lainnya, maka kebutuhan akan beton pun semakin meningkat. Dalam pembuatan beton, akibat adanya pengaruh dari pemakaian semen dapat mengakibatkan beton yang di hasilkan akan memiliki suhu yang tinggi. Sehingga beton akan mengalami dehidrasi/kekurangan air dan dapat mengakibatkan perlunya perawatan/curing yang rutin agar beton tidak cepat kering dan tidak timbul rambut beton atau retak beton.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh variasi penambahan es terhadap suhu beton dan kuat tekan beton. Komposisi campuran es yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50% dari berat air. Benda uiji yang dipergunakan adalah berbentuk silinder, mutu beton yang direncanakan 39,35 MPa yang diuji pada umur 28 hari. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji silinder sebanyak 18 sampel dan terdiri dari 6 variasi dan masing-masing variasi sebanyak 3 sampel. Pengujian suhu beton menggunakan termometer selama 30 menit untuk masing-masing benda uji.
Dari penelitian ini diperoleh bahwa penambahan es dapat menurunkan suhu beton, penurunan suhu beton terendah terjadi pada saat penambahan es sebanyak 50% dengan nilai 37,6670c. Penambahan es tidak terlalu berpengaruh terhadap kuat tekan beton, kaut tekan beton tertinggi terjadi pada saat variasi penambahan es sebanyak 50% dengan nilai 24,165 MPa dan kuat tekan beton terendah sebesar 23,8334 MPa terjadi pada saat penambahan variasi es sebanyak 40%.