DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Modal Sendiri Terhadap Tingkat Solvabilitas pada PT. Hidup Damai Textile Bandung
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Hidayat, Syahrul
Subject
2009 
Datestamp
2016-11-16 07:47:08 
Abstract :
Tersedianya modal sendiri dalam perusahaan merupakan suatu keharusan. Setiap perusahaan yang bergerak dalam bidang apapun memerlukan modal sendiri untuk menjamin kontinuitas, kelancaran dan keselamatan perusahaan, yang akan memberikan pengaruh terhadap tingkat solvabilitas. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka penulis mengambil judul: �¢���� Pengaruh Modal Sendiri Terhadap Tingkat Solvabilitas Pada PT. Hidup Damai Textile Bandung.�¢���� Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh yang signifikan Modal Sendiri Terhadap Tingkat Solvabilitas. Data-data yang digunakan meliputi laporan keuangan PT.Hidup Damai Textile periode tahun 2001 sampai dengan 2007. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan verifikatif. Metode deskriptif kuantitatif yaitu metode penelitian yang menganalisis suatu objek berdasarkan angka. Sedangkan metode verifikatif yaitu melakukan pembuktian untuk menguji hipotesis hasil penelitian deskriptif dengan suatu perhitungan statistik untuk membuktikan apakah hipotesis ditolak atau diterima. Untuk mengetahui tingkat hubungan modal sendiri dengan tingkat solvabilitas, penulis menggunakan korelasi pearson product moment. Penulis menggunakan analisis koefisien determinasi untuk menghitung berapa besar persentase pengaruh modal sendiri terhadap tingkat solvabilitas dan untuk uji hipotesis, penulis menggunakan pengujian hipotesis melalui uji satu pihak (uji t) dengan taraf signifikan (���±) adalah 0,05. Berdasarkan hasil perhitungan statistik diperoleh koefisien korelasinya (r) sebesar 0,812 artinya tingkat hubungan modal sendiri dengan tingkat solvabilitas sangat kuat dan searah. Dan dari hasil analisis koefisien determinasi menunjukan bahwa setiap perubahan tingkat solvabilitas PT. Hidup Damai Textile Bandung dipengaruhi oleh modal sendiri sebesar 66,0% sedangkan 34,0% dipengaruhi oleh faktor yang lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil uji statistik yang digunakan untuk mengukur signifikan tidaknya koefisien korelasi (r) dengan taraf signifikansi ���± = 0,05 diperoleh t hitung =3,112 dan t tabel = 2,015 (t hitung > t tabel), maka Ho ditolak artinya bahwa modal sendiri dapat berpengaruh terhadap tingkat solvabilitas. 

Institution Info

Universitas Komputer Indonesia