DETAIL DOCUMENT
SINTESIS DAN KARAKTERISASI MOLECULAR IMPRINTING POLYMER DENGAN MOLEKUL CETAKAN AMITRIPTILIN HCl MENGGUNAKAN MONOMER ASAM METAKRILAT
Total View This Week1
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
MAULIDADEWI, ALLISA
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2020-04-09 02:18:24 
Abstract :
Amitriptilin memiliki asupan harian maksimum antara 50 hingga 200 mg, oleh karena itu penting dilakukan dalam mengukur dan menentukan jumlah amitriptilin pada sampel farmasi dan biologi seperti plasma manusia dan urin. Salah satu metode pemisahan yang sedang banyak dikembangkan adalah Moleculary Imprinted Polymer (MIP) ini digunakan untuk adsroben pada proses pemisahan suatu sampel. Pada penelitian ini sintesis MIP dengan menggunakan molekul cetakan (Amitriptilin HCl), monomer fungsional (asam metakrilat), pengikat silang (EGDMA) dengan perbandingan 1:4:20 (mol) dan inisator (AIBN). Pelarut yang digunakan metanol. Sintesis dilakukan dengan metode ruah dengan pemanasan menggunakan oven pada suhu 60ºC selama 7 jam. Setelah pelepasan molekul cetak kemudian dikarakterisasi dengan menggunakan Fourier Transform Infra Red (FTIR) dihasilkan pada MIP tanpa Amitriptilin HCl dan NIP memiliki hasil spektrum yang sama. Penentuan Kapasitas dan Mekanisme Adsorbsi NIP dan MIP memperoleh nilai IF kurva adsoprsi lebih dari 1 menunjukan rongga MIP memiliki afinitas terhadap pengenal. Persamaan Langmuir dan Freundlich R2 MIP paling tinggi pada Langmuir mengikuti model adsorpsi isoterm Langmuir. Bahwa kapasitas adsorpsi terjadi akibat adanya lapisan tunggal (monolayer) adsorbat di permukaan adsorben. Kapasitas desorpsi NIP dan MIP Amitriptilin HCl yang mampu terlepas 207.25%. Hasil MISPE pada tablet menggunakan KCKT memiliki perolehan kembali amitriptilin paling tinggi pada kloroform yaitu 6%, sedangkan metanol 3 %. Kata Kunci : Amitriptilin HCl, Asam metakrilat, HPLC, MIP, Spektrofotometri UV-Vis 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA