Abstract :
Malaria merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Plasmodium sp. melalui perantara nyamuk Anopheles (Mutiah 2012). Dalam penelitian ini dilakukan penambatan senyawa yang terkandung dalam kemrunggi untuk dicari senyawa terbaik yang mempunyai potensi terhadap aktivitas sebagai obat antimalaria melalui metode docking. 68 senyawa uji dilakukan preparasi ligan dan penerapan aturan Lipinski’s Rule of Five dengan menggunakan software MarvinSketch, prediksi ADME dan uji toksisitas dengan menggunakan PreADMET, proses docking menggunakan software Autodock. Hasil penelitian didapat 3 senyawa terbaik yaitu Caesalmin D; Caesalmin C; Norcawsalpin MC. Ketiga senyawa tersebut memiliki nilai binding affinity paling kecil dengan perbedaan nilai yang cukup signifikan dibandingkan dengan senyawa lainnya. Nilai binding affinity senyawa tersebut adalah -9,71; -9,67; -9,56 kkal/mol lebih rendah dari senyawa native ligan (-6,85 kkal/mol) dan senyawa obat pembanding kloroquin (-7,21 kkal/mol) yang berarti ketiga senyawa tersebut mempunyai interaksi yang lebih baik daripada senyawa nativ ligan dan pembandingnya. Senyawa tersebut telah di uji drug scan, PreAdme dan toksisitas hasilnya cukup baik dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Dengan demikian ketiga senyawa terbaik tersebut mempunyai potensi terhadap aktivitas sebagai obat antimalaria melalui penghambatan protein dan didukung oleh adanya ikatan hidrogen antara ligand dengan reseptor.