Abstract :
Gerak perubahan jaman senantiasa terus berkembang dari waktu ke waktu yang
senantiasa pula sesuai dengan tuntutan kebutuhan hidup manusia, demikian pula dengan
perkembangan sistem informasi selain menyediakan media informasi dari berbagai
bidang ilmu pengetahuan, sistem informasi diharapkan menjadi media yang dapat
mengontrol kebutuhan serta keinginan setiap penggunanya. Maka semua jenis sumber
daya harus dapat dikendalikan secara maksimal dan professional, hal itu dimaksudkan
agar keberhasilan dapat terwujud. Perkembangan teknologi informasi yang demikian
pesatnya telah membawa perubahan pada hampir seluruh segi kehidupan manusia, tak
terkecuali pada Kantor Pemerintahan tingkat desa sekalipun, Sistem yang berjalan di
kantor desa Cimenan Kecamatan Cimenyan saat ini masih belum terintegrasi, sehingga
sering terjadi kesalahan-kesalahan pada pengolahan data pendaftaran Kartu Keluarga
Baru, pendaftaran Kartu Tanda Penduduk, Pajak Bumi dan Bangunan serta Urunan Desa.
Berdasarkan permasalahan diatas, penulis berupaya untuk membangun sistem
informasi Pemerintahan yang terintegrasi sehingga dapat meminimalkan kesalahankesalahan
dalam pengolahan tersebut. Dalam pembangunan sistem informasi
pemerintahan ini, penulis menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0, dan SQL
Server 2000 untuk aplikasi databasenya. Adapun alat yang digunakan dalam
pengembangan sistem yaitu : Flow Map, Diagram Konteks, Data Flow Diagram (DFD),
Normalisasi, Entity Relatinship Diagram (ERD), Tabel Relasi serta metodologi yang
dipakai dala pengembangan sistem informasi ini adalah metode prototipe.
Dengan dikembangkannya sistem informasi pemerintahan menjadi sebuah sistem
yang terkomputerisasi, maka pengolahan data pendaftaran KK, KTP, pengolahan data
PBB dan Urdes dapat diselesaikan dengan cepat, efektif dan efisien, dan dapat
mengetahui tanggapan user terhadap sistem yang telah dibuat dengan rata-rata hitung
untuk seluruh variabel penelitian bernilai 71,5 %. Nilai tersebut menunjukan bahwa
tingkat usability sistem informasi Pemerintahan yang dibangun dapat diterima.