Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
HASANAH, MAULIDYA ROBIATUL
Subject
S1-Skripsi Farmasi
Datestamp
2020-09-08 09:08:45
Abstract :
Jamu sangat mudah untuk didapat dan harganya yang relatif terjangkau membuat masyarakat
memiliki minat yang tinggi terhadap konsumsi jamu, hal tersebut justru membuat beberapa oknum
tidak bertanggung jawab menambahkan BKO kedalam jamu agar dapat memepercepat khasiat
yang dirasakan, hal ini bertentangan dengan aturan Badan Pengawas Obat dan Makanan bahwa
dalam sediaan jamu tidak boleh di campur dengan BKO karena dapat memberikan efek yang buruk
bagi kesehatan. Maka dari itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui adanya kandungan BKO
dalam jamu, dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah metode KLT dan
spektrofotometri UV-Vis. Peneltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi BKO pada sampel jamu
menngunakan metode KLT dan spektrofotometri UV-Vis, penelitian ini mengulas beberapa artikel
penelitian dengan kriteria inklusinya analisis BKO dalam jamu dengan menggunkan metode KLT
yang kemudian dilanjutkan dengan analisis menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.
Secara umum, hasil studi menunjukkan bahwa dalam berbagai macam sampel jamu yang telah di
analisis terdapat BKO natrium diklofenak dan parasetamol.
Kata Kunci : Parasetamol, Natrium Diklofenak, KLT, Spektrofotometri UV-Vis