Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
Rifky, Muhamad Rifky Fauzan
Subject
S1-Skripsi Farmasi
Datestamp
2022-09-26 06:45:54
Abstract :
Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri, seseorang dinyatakan
hipertensi apabila seseorang memiliki tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan ? 90 untuk
tekanan darah diastolik. Hubungan hipertensi dengan diabetes melitus terjadi ketika kadar
glukosa darah meningkat, cairan ekstraseluler menjadi lebih pekat, sehingga glukosa darah
tidak dapat masuk ke dalam sel dan masuk ke dalam tubulus ginjal. terjadilah dehidrasi
Seluler. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui obat tunggal dan kombinasi manakah
yang paling efektif untuk hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe 2 jika dilihat dari
nilai NNT dan RRR. Pengambilan data dilakukan pada bulan januari-desember 2021
dengan pengambilan data secara retrospektif, Sampel yang memenuhi kriteria inklusi
sebanyak 76 pasien. Nilai NNT yang ideal adalah 2-4 dan untuk RRR yang baik yang
mempunyai persentase tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan
Berdasarkan target obat tunggal yang paling efektif adalah amlodipine dengan NNT 2 dan
RRR 57%. Dan untuk obat kombinasi yang paling efektif adalah furosemide+ramipril
dengan NNT 4 dan RRR 31%. Sedangkan berdasarkan lama hari rawat obat tunggal yang
paling efektif adalah amlodipine dengan NNT 2 dan RRR 61%. Dan untuk obat kombinasi
yang paling efektif adalah amlodipine+captopril dengan NNT 2 dan RRR 67%.
Kata Kunci: Hipertensi; Hubungan Hipertensi dengan Diabetes Melitus Tipe 2; NNT dan
RRR
OLEH:
MUHAMAD RIFKY FAUZAN
31118070