Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
Rejeki, Dian Ardian Kurnia
Subject
KTI DIII-Keperawatan
Datestamp
2022-09-19 04:57:22
Abstract :
ABSTRAK
Dekubitus adalah lesi pada kulit jaringan di bawahnya yang disebabkan oleh
tekanan yang terus menerus yang mengganggu aliran darah dan limfe. Iskemia
menyebabkan nekrosis jaringan dan ulserasi pada akhirnya. Ulkus ini dapat muncul
pada kulit di setiap bagian tubuh yang terkena eksternal, friksi atau kekuatan geser.
Stroke merupakan suatu kondisi terganggunya peredaran darah pada otak manusia
sehingga menyebabkan kematian jaringan pada otak yang dapat mengakibatkan
kelumpuhan bahkan kematian pada pederita. Stroke terjadi ketika ketika seseorang
mengalami hipertensi atau tekanan darah lebih 140 mmHg, hal ini dapat
mengakibatkan penyumbatan darah pada otak sehingga saraf pada tubuh menjadi
terganggu. Hal ini salah satu yang dapat memicu terjadinya penyakit stroke kepada
penderita. Faktor risiko penyebab stroke adalah faktor jenis kelamin dan faktor
makanan. Sedangkan umur yang semakin tua dan tempat tinggal di kota bukan lagi
faktor risiko, melainkan gaya hidup. Pola hidup yang awalnya sehat, berubah
menjadi pola hidup yang tidak sehat seperti makanan instan, merokok, kurang
olahraga, minum alkohol. Berdasarkan data yang diperoleh dari Rumah Sakit dr.
Soekardjo Tasikmalaya kasus penderita stroke pada tahun 2021 sebanyak 272
orang, sedangkan untuk di ruang Melati 2B Rumah Sakit dr. Soekardjo Kota
Tasikmalaya sebanyak 52 orang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui
kondisi fisik, mental, aktifitas, mobilitas dan inkontensia pada pasien stroke di
Ruang Melati 2B RSUD dr. Soekarjo Kota Tasikmalaya. Jumlah pasien stroke
dengan resiko decubitus dengan penilaian kondisi fisik umum di dapatkan 8
responden dengan kondisi fisik lumayan dan 4 responden dengan kondisi fisik
buruk, Jumlah pasien resiko dekubitus dengan penilaian kesadaran didapatkan 6
responden dengan kondisi komposmentis dan 6 responden apatis, Jumlah pasien
resiko dekubitus dengan penilaian aktifitas didapatkan hasil 2 responden ambulan,
2 responden ambulan dengan bantuan, 4 responden hanya bisa duduk dan 4
responden tiduran, Jumlah pasien resiko dekubitus dengan penilaian mobilitas
didapatkan hasil 8 pasien dengan kondisi sedikit terbatas dan 4 pasien dengan
kondisi sangat terbatas, Jumlah pasien resiko dekubitus dengan penilaian incontines
didapatkan hasil 9 responden kadang-kadang dan 3 responden mengalami sering
incontinensia.
Kata Kunci : Stroke, Resiko Dekubitus