Abstract :
ABSTRAK
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu yang berbeda. Faktor resiko yang menyebabkan Diabetes Mellitus Tipe 2 yaitu penyakit hipertensi. Karena hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel insulin maupun sel tubuh sehingga terjadi resisten terhadap insulin yang menyababkan kinerja insulin dalam menekan jumlah glukosa darah yang berlebih tidak efektif dan menyebabkan terjadinya diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran biaya medik langsung dan gambaran obat yang paling cost-effetive diantara pilihan obat anhipertensi di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya berdasarkan nilai ACER dan ICER. Penelitian ini berupa penelitian observational study dengan pengambilan data secara retrospektif yaitu data rekam medik pasien hipertensi dengan penyerta diabetes mellitus tipe 2 di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya pada periode Januari-Desember 2021, dan perhitungan biaya ditinjau dari biaya obat antihipertensi, pengobatan lain, jasa dokter, ruangan, laboratorium, dan radiologi. Pasien yang sesuai kriteria inklusi dan ekslusi berjumlah 56 pasien. Berdasarkan nilai ACER yang paling cost-effective adalah kombinasi Amlodipin dan Captopril sebesar Rp. 1.201.123, Kemudian berdasarkan perhitungan nilai ICER Amlodipin dan Furosemide Injeksi paling kecil penambahannya sebesar Rp. 320.883.
OLEH : HIELMY IHSAN FAUZI
31118168