Abstract :
Pemanfaatan Fermentasi Gula Merah
Sebagai Media Perangkap Nyamuk Pada Ovitrap
Di Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung
Lia Yuniarti1, Ai Nuraini, S.Tr.Kes2, Dr. Rudy Hidana, M.Pd3
1Mahasiswa jurusan Analis Kesehatan Universitas Bakti Tunas Husada
2Asisten Dosen Parasitologi Analis Kesehatan Universitas Bakti Tunas Husada
3Dosen Parasitologi Analis Kesehatan Universitas Bakti Tunas Husada
ABSTRAK
Aedes aegypti adalah nyamuk yang berpotensi untuk menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui gigitannya. Atraktan merupakan suatu senyawa yang dapat mempengaruhi perilaku nyamuk bahkan dapat menurunkan angka populasi nyamuk secara langsung. Fermentasi gula dapat dijadikan sebagai atraktan alami, larutan ini menghasilkan senyawa karbondioksida yang dapat menjadi daya tarik bagi nyamuk, sehingga nyamuk tertarik mendekati ovitrap. Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan fermentasi gula merah guna menangkap nyamuk dan ingin mengetahui jumlah nyamuk Aedes aegypti yang terperangkap di Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung. Perangkap ini memanfaatkan bahan alami yaitu fermentasi gula merah dan ragi yang dapat menarik nyamuk dewasa yang di pasang di dalam dan luar rumah serta membunuh nyamuk tersebut. Hasil pengumpulan ovitrap menunjukkan nyamuk Aedes aegypti ditemukan pada ovitrap yang di pasang didalam rumah. Indeks ovitrap di dalam rumah mencapai 32,5% lebih banyak dibandingkan dengan indeks ovitrap di luar rumah (25%). Metode ini dapat digunakan sebagai infromasi bagi masyarakat agar dapat menerapkan metode perangkap nyamuk menggunakan larutan fermentasi gula merah.
Kata Kunci: Antraktan, Fermentasi, Ovitrap, Aedes aegypti