Abstract :
ABSTRAK
Studi Molekuler Docking, Molekuler Dinamik Dan Studi Farmakokinetik
Kompleks Logam Platinum (II)?Tiourea Sebagai Kandidat Antikanker
Resti Fizriani
Program Studi S-1 Farmasi, Universitas BTH
ABSTRAK
Peningkatan angka kejadian kanker setiap tahunnya menyebabkan kanker menjadi salah satu penyebab
kematian paling banyak di dunia. Jenis kanker yang paling umum terjadi yaitu kanker payudara, kanker
paru-paru dan kanker prostat. Logam platinum dan tiourea merupakan senyawa yang mempunyai efek
antikanker. Untuk meningkatkan aktivitas tiourea sebagai antikanker dapat dilakukan modifikasi
struktur, salah satunya dengan membuat kompleks platinum(II)-tiourea. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan senyawa kompleks platinum(II)-tiourea yang mempunyai interaksi yang lebih stabil
dibandingkan dengan cisplatin sebagai agen antikanker. Metode yang digunakan ialah studi komputasi
dengan molekuler docking, simulasi dinamika molekul serta prediksi farmakokinetik dan toksisitas.
Berdasarkan hasil molekuler docking senyawa kompleks platinum (II)- tiourea mempunyai interaksi
yang lebih stabil dengan binding energy lebih rendah dibandingkan dengan cisplatin. Dari hasil
molekuler docking, molekuker dinamik dan studi farmakokinetik senyawa kompleks platinum (II)-
tiourea yang dapat digunakan sebagai agen antikanker dan tidak menimbulkan toksisitas adalah senyawa
Bis-(1-(3,4-dichlorobenzoyl)-3-methylthiourea) Platinum (II) sebagai agen antikanker paru-paru.
Kata kunci : kanker, molekuler dinamik, molekuler docking, senyawa kompleks platinum (II)-tiourea.
ABSTRACT
The increase in the incidence of cancer every year causes cancer to become one of the most common
causes of death in the world. The most common types of cancer are breast cancer, lung cancer and
prostate cancer. Platinum metal and thiourea is a compound that have anticancer effect. To increase
the activity of thiourea as an anticancer, structural modifications can be carried out, one of which is
by making a platinum(II)-thiourea complex. This study aims to obtain a platinum(II)-thiourea complex
which has a more stable interaction than cisplatin as an anticancer agent. The methods used are
computational studies with molecular docking, molecular dynamics simulations and pharmacokinetic
and toxicity predictions. Based on the molecular docking results, the platinum (II)-thiourea complex
has a more stable interaction with lower binding energy than cisplatin. From the results of molecular
docking, molecular dynamics and pharmacokinetic studies of platinum (II)-thiourea complex
compounds that can be used as anticancer agents and do not cause toxicity are Bis-(1-(3,4-
dichlorobenzoyl)-3-methylthiourea) Platinum (II) compounds. ) as a lung anticancer agent.
Keywords: cancer; molecular dynamics; molecular docking; platinum (II)-thiourea complex