Abstract :
Jamur kombucha merupakan minuman herbal dari hasil fermentasi yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, salah satunya yaitu melancarkan pencernaan. Jamur kombucha memiliki banyak variasi rasa salah satunya dengan bahan dasar teh hijau dan serai dapur sehingga menghasilkan citarasa yang khas pada kombucha. Hasil fermentasi teh kombucha serai dapur mengandung senyawa aktif yaitu, Flavonoid, Saponin dan Tanin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya zona hambat pada teh kombucha serai dapur (Cymbopogon citratus) terhadap bakteri Escherichia coli. Penelitian yang digunakan adalah eksperimental, metode dalam uji daya hambat ini yaitu metode difusi Kirby Bauer (Kertas cakram). Media yang digunakan adalah Muller-Hinton, kontrol positif menggunakan kloramfenikol dan kontrol negatif menggunakan aquadest steril. Teh kombucha serai dapur dengan variasi konsentrasi 20%, 60%, 80%, 60% dan 100% dengan 2 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi Teh Kombucha serai dapur (Cymbopogon citratus) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 100% =3,17mm yang difermentasi selama 7 hari tanpa penambahan serai dapur, kemudian pada konsentrasi 40%=2.47mm, 60%=2.5mm, 80%=2.17mm dan 100% didapatkan hasil zona hambat dengan rata-rata 3.1mm yang difermentasi selama 9 hari dengan penambahan serai dapur.
Kata Kunci: Teh, Fermentasi, Kutur Kombucha, antibakteri, Serai, Escherichia coli