Abstract :
Abstrak
Jamu M, N, dan U sudah masyarakat Indonesia kenal sebagai pengobatan alternatif dalam mengobati hiperurisemia. Hiperurisemia merupakan penumpukan monosodium urat di persendian meningkat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas paling baik di antara Jamu M, N, dan U sebagai penurun kadar asam urat secara in vivo dengan pengukuran kadar menggunakan fotometer. Metode induksi menggunakan asam asetilsalisilat 5,04 mg/20 g BB mencit serta fruktosa 67,2 mg/20 g BB mencit secara oral terhadap mencin jantan putih dengan bobot 25-30 g yang di bagi menjadi 6 kelompok dengan jumlah mencit sebanyak 24 mencit. Hasil penelitian menunjukan bahwa jamu M, N, dan U memiliki aktivitas antihperurisemia dengan persentase penurunan 58,53%, 70,73%, dan 63,41%. Produk jamu yang memiliki aktivitas antihiperurisemia yang terbaik yaitu produk jamu N.
Kata Kunci: Antihiperurisemia, Asam urat, Jamu
OLEH:
MUHAMMAD FIKRI FIRDAUS
31118042