DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN BEBERAPA JAMU DENGAN INDIKASI ANTIHIPERURISEMIA YANG BEREDAR DI PASARAN PADA MENCIT JANTAN PUTIH (Mus muculus) GALUR SWISS WEBSTER
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
FIRDAUS, MUHAMMAD FIKRI
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2022-09-27 01:09:01 
Abstract :
Abstrak Jamu M, N, dan U sudah masyarakat Indonesia kenal sebagai pengobatan alternatif dalam mengobati hiperurisemia. Hiperurisemia merupakan penumpukan monosodium urat di persendian meningkat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas paling baik di antara Jamu M, N, dan U sebagai penurun kadar asam urat secara in vivo dengan pengukuran kadar menggunakan fotometer. Metode induksi menggunakan asam asetilsalisilat 5,04 mg/20 g BB mencit serta fruktosa 67,2 mg/20 g BB mencit secara oral terhadap mencin jantan putih dengan bobot 25-30 g yang di bagi menjadi 6 kelompok dengan jumlah mencit sebanyak 24 mencit. Hasil penelitian menunjukan bahwa jamu M, N, dan U memiliki aktivitas antihperurisemia dengan persentase penurunan 58,53%, 70,73%, dan 63,41%. Produk jamu yang memiliki aktivitas antihiperurisemia yang terbaik yaitu produk jamu N. Kata Kunci: Antihiperurisemia, Asam urat, Jamu OLEH: MUHAMMAD FIKRI FIRDAUS 31118042 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA