DETAIL DOCUMENT
ANALISIS MINIMALISASI BIAYA PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) RAWAT INAP DI RSUD dr. SOEKARDJO TASIKMALAYA
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
FITRIANI, IRNA
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2022-09-26 02:12:38 
Abstract :
ABSTRAK Gastroenteritis akut (GEA) adalah inflamasi mukosa dari saluran gastrointestinal akibat infeksi organisme seperti bakteri, virus, dan parasit ditandai dengan feses yang lebih lembek atau cair disertai muntah yang berlansung kurang dari 14 hari. Alternatif yang digunakan dalam pemilihan obat sangat beragam, menyebabkan pengetahuan dalam farmakologi harus diiringi oleh aspek ekonomi yang berperan dalam pemilihan obat yang terjangkau sehingga akan mendapatkan terapi yang optimal, salah satunya yaitu menggunakan metode CMA (Cost-Minimization Analysis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah biaya penggunaan obat antibiotik yang paling minimal dan untuk mengetahui obat antibiotik yang paling banyak digunakan pada pasien gastroenteritis akut. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel diperoleh dari data rekam medik pasien rawat inap dengan menggunakan purposive sampling berjumlah 64 pasien. Hasil menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan pada seluruh sampel ruang Kelas I dan Kelas III yaitu golongan sefalosporin generasi ketiga meliputi Cefotaxime Injeksi, Cefixime Kapsul + Ceftriaxone Injeksi, dan Cefixime Kapsul + Cefotaxime Injeksi. Dan biaya total rata-rata antibiotik yang paling rendah pada Kelas I yaitu Cefixime Kapsul + Ceftriaxone Injeksi sebesar Rp.1.299.264,97 dengan lama pengobatan selama 3 hari, sedangkan pada Kelas III yaitu Cefotaxime Injeksi sebesar Rp.1.290.853,07 dengan lama pengobatan selama 4 hari. OLEH : IRNA FITRIANI 31118054 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA