Abstract :
Abstrak
Secara empiris, daun trembesi memberikan aktivitas sebagai antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun trembesi terhadap shigella dysenteriae, nilai konsentrasi hambat minimal(KHM) dan propil KLT-Bioautografi. Metode yang di gunakan adalah metode difusi cakram dengan konsentrasi uji yaitu 10%, DMSO sebagai kontrol negatif, ciprofloksasin kontrol positif, KHM yaitu 4%,3%,2%,1%, monitoring senyawa golongan yang memberikan aktivitas antibakteri menggunakan KLT-Bioautogfi. Hasil dan kesimpulannya ekstrak etanol daun trembesi memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori kuat (29,1 mm), nilai KHM yang dihasilkan yaitu 1% dan hasil KLT-Bioautografi terdapat zona bening pada spot dengan nilai RF 0,7 dengan diameter zona beningnya yaitu 1,36 mm.
OLEH :
LENA YULIANTI
31118088