Abstract :
Pengobatan secara back to nature merupakan alternatif pendampingan pengobatan modern sehingga pengobatan dapat dicapai secara maksimal karena telah dilakukan secara turun-temurun sehingga membantu peneliti untuk mendapatkan data empiris terkait senyawa-senyawa potensial yang dapat digunakan untuk perkembangan pengobatan dan ilmu pengetahuan. Asma merupakan suatu gangguan inflamasi kronis yang menyerang sistem pernapasan utamanya paru-paru sehingga mengakibatkan kesulitan bernapas (hipoksia). Aroma yang dihasilkan dari tanaman rumput remason (Polygala paniculata. Linn) merupakan salah satu ciri khas secara organoleptik yang dimiliki oleh rumput remason. Rumput remason diduga memiliki kandungan minyak atsiri. Karakterisasi parameter yang digunakan adalah jenis bobot, rendemen, indeks bias dan putaran optik serta pendekatan senyawa yang memiliki aktivitas sebagai bronkodilator menggunakan metode narrative review. Hasil dari setiap parameter karakterisasi bobot jenis, rendemen, indeks bias dan putaran optik secara berturut-turut yaitu 0.919 g/mL, 0,9%, 1,439 (nD 25°) dan -14,54°. Senyawa yang mungkin sebagai bronkodilator adalah mentol, 1,8 cineol, menton, pinen dan limonene. Berdasarkan hasil tersebut, minyak atsiri yang dihasilkan oleh rumput remason memiliki mutu yang baik