Abstract :
ABSTRAK
Diare adalah keadaan umum yang bervariasi dalam tingkat keparahan. Diare yang terus menerus buang air besar di sertai oleh perubahan terhadap konsistensi tinja menjadi cair sebanyak tiga kali berlangsung kurang 2 minggu menyebabkan diare akut. Evaluasi diare bervariasi tergantung pada durasi, keparahan, dan adanya gejala bersamaan tertentu. Perawatan juga bervariasi, meskipun terapi rehidrasi merupakan aspek penting dari pengelolaan setiap pasien dengan diare. Kegiatan ini meninjau evaluasi dan pengobatan diare menekankan peran tim interprofessional
dalam merawat pasien dengan kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui obat apa saja yang menyebabkan DRPs pada pasien diare akut dan Untuk mengetahui angka kejadian DRPs diRumah sakit jasa kartini pada periode
bulan Januari ? April 2021. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel diperoleh dengan menggunakan purposive sampling
berjumlah 78 pasien. Data rekam medis yang diperoleh dilakukan analisis kejadian DRPs (Drug Related problems) Pada Rawat inap Rumah sakit jasa kartini Tasikmalaya.Hasil menunjukkan bahwa kejadian DRPs (Drug Related Problems) pada
katergori indikasi tanpa obat dengan jumlah kasus 6 dengan persentase (8,45%). Obat tanpa indikasi 0, Dosis kurang dengan jumlah kasus 14 dengan persentase(19,72%) dosis lebih dengan jumlah kasus 11 dengan persentase ( 15,49%) ,obat
salah 0, interaksi obat dengan jumlah kasus 40 ( 56,34%), reaksi obat merugikan 0 dengan penggunaan obat yang paling banyak pada antibiotik cefotaxime 43 dengan persentase (12,84%).
OLEH :
FATHIA WARDANI RAHMAH
31118055