Abstract :
Abstrak
Luka diabetes merupakan suatu komplikasi yang terjadi pada penderita diabetes
yang dapat menimbulkan infeksi. Daun kirinyuh dan curcumin secara empiris
memiliki khasiat sebagai penyembuh luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh gel kombinasi minyak atsiri daun kirinyuh dengan curcumin terhadap
penyembuhan luka tikus diabetes. Uji aktivitas gel dilakukan pada 7 kelompok
perlakuan. Induksi diabetes menggunakan aloksan secara intraperitonial. Data
analisis dilakukan menggunakan One Way Anova (p<0,05). Hasil analisis
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan penyembuhan luka pada antar
kelompok dengan nilai signifikan 0,001. Pada penelitian ini diperoleh bahwa
sediaan gel F4 memiliki efek penyembuhan luka terbaik pada model tikus diabetes.
Kata kunci: curcumin; daun kirinyuh; luka diabetes
Abstract
Diabetic ulcers is a complication that occurs in diabetics that can cause infection.
Kirinyuh leaves and curcumin empirically used by wound healers. Objective of this
research was to determine the effect of gel combination of kirinyuh leaf essential
oil with curcumin on wound healing in diabetic rats. Gel activity test was carried
out on 7 treatment groups. Induction of diabetic using alloxan intraperitoneally.
Data analysis was performed using One Way Anova (p<0.05). The results of the
analysis showed that there was a significant difference in wound healing between
groups with a significant value of 0.001. In this research, it was found that the F4
gel had the best wound healing effect in a diabetic rat model.
Keyword: curcumin, kirinyuh leaf, diabetic ulcer.