Abstract :
Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional yaitu daun
anggur. Daun anggur (Vitis vinifera L.) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai
kandungan senyawa flavonoid sebagai senyawa utamanya, dan senyawa lain seperti
polifenol, steroid dan terpenoid. Kandungan senyawa flavonoid pada tanaman daun anggur
diduga dapat menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun anggur (Vitis vinifera L.) terhadap mencit putih
jantan yang diinduksi dengan aloksan. Dalam penelitian ini dibagi menjadi 5 kelompok
perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi Na-CMC 1%, kontrol positif yang
diberi metformin dengan dosis 1,51 mg/20 g BB mencit, dosis uji 1 dengan dosis 0,7 mg/20
g BB mencit, dosis uji 2 dengan dosis 1,4 mg/20 g BB mencit dan dosis uji 3 dengan dosis
2,8 mg/20 g BB mencit. Pemberian dosis uji dilakukan setiap hari selama 14 hari setelah
diinduksi aloksan dan mencit sudah dalam keadaan diabetes atau hiperglikemia (> 200
mg/dL). Data yang dihasilkan dianalisis statistik dengan SPSS versi 26.0 yang meliputi uji
normalitas (Kolmogrof Smirnov), uji homogenitas (Levene), One Way ANOVA, dan uji
post hoc LSD. Hasil persentase penurunan kadar gula darah setiap kelompok yaitu,
kelompok kontrol positif (42,53%), dosis 1 (18,54%), dosis 2 (26,02%), dan kelompok
dosis 3 (36,83%). Berdasarkan hasil persentase, penurunan kadar gula darah yang paling
tinggi yaitu dosis 3 (36,83%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun
anggur (Vitis vinifera L.) dapat menurunkan kadar gula darah mencit yang telah diinduksi
dengan aloksan. Kata Kunci: Antidiabetes, Flavonoid, Daun Anggur, One Way ANOVA
OLEH:
SANTI SULISTIAWATI
31118163