Abstract :
Abstrak
Jerawat merupakan masalah yang sering dijumpai terutama pada remaja yang beranjak dewasa. Jerawat dalam istilah medis sering disebut dengan acne, biasanya terjadi akibat produksi minyak yang berlebih. Terjadinya jerawat bisa disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya karena stres, urdara yang lembab, penggunaan kosmetik yang kurang bersih, dan perubahan hormon pada saat menstruasi. Jerawat bisa terjadi akibat adanya bakteri, salah satu bakteri penyebab jerawat adalah Propionibacterium acnes. Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) memiliki metabolit sekunder yang berpotensi menghambat pertumbuhan jerawat. Metabolit sekunder yang terkandung dalam daun sirih hijau (Piper betle L.) yaitu flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, dan polifenol. Seiring dengan berkembangnya teknologi sediaan kosmetik beragam jenisnya, salah satu sediaannya adalah serum. Serum merupakan sediaan kosmetik dengan zat aktif tinggi dengan viskositas yang rendah. Kelebihan dari serum yaitu cepat diserap kulit, mudah menyebar dan nyaman digunakan. Tujuan penelitian ini yaitu pembuatan sediaan serum dari ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.), kemudian mengetahui aktivitas dari daun sirih hijau (Piper betle L.), dan mengetahui zona hambatnya. Sediaan serum dibuat dengan tiga formula dengan konsentrasi daun sirih hijau (Piper betle L.) yaitu 5%, 10%, dan 15% kemudian dilakukan pengujian aktivitas menggunakan bakteri penyebab jerawat yaitu propionibacterium acnes. Hasil zona hambat yang baik ditunjukan pada formula tiga dengan konsentrasi ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) 15%. Hasil zona hambatnya yaitu 21,9 ± 0,98 dengan kriteria zona hambat sangat kuat.
Kata kunci: Daun Sirih Hijau, Bakteri, Jerawat, Serum, Propionibacterium acnes