Abstract :
ABSTRAK
Karies gigi adalah suatu penyakit yang menyebabkan kerusakan gigi yang diakibatkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Umumya, cara untuk mencegah karies gigi yaitu dengan menggunakan obat kumur berbahan alkohol yang dapat memicu efek samping. Dengan demikian, perlu dikembangkan sediaan obat kumur berbahan alami seperti daun alpukat (Persea americana Mill.) karena mengandung senyawa flavonoid, saponin, alkaloid dan polifenol yang berperan sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan obat kumur ekstrak daun alpukat. Sediaan obat kumur dibuat empat formula yaitu formula 0, formula 1 (10%), formula 2 (15%) dan formula 3 (20%). Evaluasi obat kumur meliputi uji organoleptik, uji pH, uji viskositas, uji stabilitas, uji hedonik serta uji aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran. Hasil evaluasi sediaan obat kumur memenuhi persyaratan uji organoleptik dan uji pH. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai sediaan obat kumur formula 2. Hasil uji aktivitas antibakteri sediaan obat kumur masing-masing menunjukkan zona hambat 5,44 mm; 5,84 mm dan 6,77 mm. Ekstrak daun alpukat dapat diformulasikan sebagai obat kumur dan memberikan zona hambat terbaik pada formula 3 sebesar 6,77 mm.
Kata kunci: karies gigi, obat kumur, Persea americana Mill., Streptococcus mutans
OLEH:
HISNI NURUL FAJRI
31118075