Abstract :
ABSTRAK
Gambaran Efek Samping Obat Antidiabetes di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya
Menggunakan Algoritma Naranjo
Lulu Zulfa Aulia
Program Studi S-1 Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya
Abstrak
Diabetes melitus yaitu suatu penyakit dengan kadar glukosa dalam darah tinggi. Peningkatan
prevalensi diabetes melitus di Indonesia berpengaruh terhadap meningkatnya penggunaan obat
antidiabetes sehingga semakin tinggi pula prevalensi kejadian efek samping obat. Algoritma naranjo
menunjukkan besarnya kejadian efek samping menggunakan kuesioner berdasarkan skala yang
menentukan besarnya efek samping. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui data demografi serta
prevalensi kejadian efek samping obat diabetes melitus di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya.
Penelitian ini dilakukan secara observasional bersifat prospektif, pengambilan data dengan
wawancara langsung berdasarkan kuesioner efek samping obat antidiabetes berdasarkan algoritma
naranjo. Sampel sesuai kriteria inklusi sebanyak 51 pasien. Analisis efek samping obat
menggunakan algoritma naranjo dan analisis statistik adalah uji Chi Square. Didapatkan nilai p =
0,048 (p <0,05) maka diartikan semakin bertambahnya usia pasien maka semakin besar juga
kemungkinan terjadinya efek samping obat antidiabetes. Kesimpulan penelitian ini adalah
prevalensi kemunculan efek samping berdasarkan algoritma naranjo sebanyak 41 orang, didapatkan
skor paling banyak adalah 7 (Probable) berjumlah 17 orang. Pasien diabetes melitus yang tidak
mengalami efek samping obat berjumlah 10 orang dengan skor 2 (Doubtful). Efek samping obat
paling banyak dirasakan yaitu mual dari penggunaan metformin.
Kata Kunci: Algoritma Naranjo, Diabetes Melitus, Efek Samping Obat.