Abstract :
Latar belakang penelitian maka dirumuskan masalah yaitu apakah terdapat
hubungan antara merokok terhadap mata kering pada mahasiswa laki-laki
tingkat dua di Universitas BTH Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan rokok terhadap mata kering. Metode yang
digunakan adalah analitik observasi dan desain penelitian cross sectional
study. Dalam penelitian cross sectional, dijelaskan suatu penelitian variabel variabel yang termasuk faktor risiko dan variabel-variabel yang termasuk efek
diobservasi sekaligus pada waktu sama (Notoatmodjo, i2014). Hasil penelitian
ini menunjukan bahwa merokok tidak berhubungan dengan kejadian sindrom
mata kering. Hal ini dihubungkan karena para responden belum lama
mengkonsumsi rokok. Kelemahan penelitian ini tidak mencantumkan data
lama merokok. Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara
frkeuensi rokok idengan scrhimer yakni dibuktikan dengan nilai probabilitas
uji Chi-Square i0,143>0,05 dan tidak ada hubungan antara frekuensi rokok
dengan OSDI yakni dibuktikan dengan nilai probabilitas uji Chi-Square
0,722>0,05.
Saran penelitian ini sebaiknya menggunakan sampel yang lebih banyak lagi
dan mencari faktor resiko yang berubungan dengan mata kering,bagi peneliti
lain diharapkan dari hasil penelitian dijadikan dasar untuk meningkatkan
hubungan rokok terhadap mata kering,pengkonsumsi rokok diharapkan sering
melakukan pemeriksaan mata apabila mengalami mata kering
Kata kunci : mata kering, merokok