Abstract :
ABSTRAK
Elektroforesis terdiri dari medium pemisah yang terhubung dengan dua elektroda dan
media pemisah berupa gel agarose. Gel agarose adalah partikel agar yang diisolasi dari alga
merah. Partikel agar pada gel agarose akan menjadi matriks berpori, besar kecilnya pori
disebabkan banyak sedikitnya bubuk agarose yang digunakan. Konsentrasi gel agarose
mempengaruhi laju migrasi DNA pada proses elektroforesis. Semakin rendah konsentrasi agarose
maka pori-pori gel akan semakin besar dan fragmen DNA dapat dipisah semakin jauh begitupun
sebaliknya, semakin tinggi konsentrasi agarose maka pori-pori gel semaik kecil dan sulit untuk
dipisah. Penelitian ini mengusulkan proses elektroforesis menggunakan konsentrasi gel agarose
yang berbeda. Konsentrasi yang digunakan yaitu 1% dan 1,5%. Tujuan nya untuk melihat kualitas
konsentrasi agarose yang jelas terlihat seperti pita-pita DNA yang divisualisasikan menggunakan
UV-Transiluminator. Sampel yang digunakan yaitu DNA bakteri Escherichia Coli hasil isolasi
dengan metode boiling water. Factor yang mempengaruhi elektroforesis adalah sampel, larutan
buffer, medan listrik dan konsentrasi agarosa.
Oleh :
Raihanah Zahra
20119076