Abstract :
PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2022
Deni Fajar Januar
Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Phobia Spesifik Nasi di Wilyah Kerja Puskesmas Cimaragas Kabupaten Ciamis
Xiii + 82 halaman + 1 tabel + 1 bagan + 10 lampiran
ABSTRAK
Latar belakang, Prevalensi gangguan phobia spesifik di negara-negara Amerika dan Eropa diperkirakan sebesar 7% hingga 9%, sementara itu, di negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin prevalensinya lebih rendah, yaitu sebesar 2% hingga 4%, prevalensi pada anak-anak sebesar 5%, maka peneliti melakukan penelitian bagaimana pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami phobia spesifik nasi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami phobia spesifik nasi di wilayah kerja Puskesmas Cimaragas Kabupaten Ciamis. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu non probability sampling dengan cara Purposive sampling. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 5 tema yaitu (1) Mengeksplor pengalaman apa yang menyebabkan anggota keluarga mengalami phobia spesfik nasi (2) Mengetahui apa makanan pengganti karbohidrat anggota keluarga Phobia spesifik nasi (3) Mengetahui respon psikologis anggota keluarga ketika mengalami phobia spesifik nasi (4) Mengetahui respon fisik anggota keluarga ketika mengalami phobia spesifik nasi (5) Untuk mengetahui upaya anggota keluarga dalam mengatasi phobia spesifik nasi. Simpulan dari penelitian ini bahwa kedua keluarga partisipan mengalami phobia spesifik nasi dikarenakan insiden, trauma di masalalu, dan faktor genetik, yang mengakibatkan kedua partisipan tidak mengkonsumsi nasi, kedua keluarga partisipan makanan pengganti karbohidrat nasi yaitu, roti, kentang goreng, kupat tahu, bubur ayam, lontong, sayur-sayuran, sereal, peneliti mengetahui, respon psikologis dan fisik kedua partisipan ketika mengalami phobia yaitu, ketakutan, melarikan diri, jantung berdebar, keringetan, adalah salah satu respon yang kerap dialami oleh kedua keluarga partisipan, peneliti mengetahui upaya yang dilakukan kedua keluarga partisipan dalam mengatasi phobia dengan cara membiasakan diri melihat nasi, mengkonsumsi nasi yang telah dimodifikasi dengan dukungan penuh dari keluarga dan teman-temannya. Saran diharapkan partisipan mampu merawat anggota keluarga phobia spesifik nasi sampai anggota keluarga tidak mengalami phobia spesifik nasi.
Kata kunci : Phobia Spesifik Nasi, Pengalaman keluarga dalam merawat
Daftar Pustaka : 18 Buah (2013-2021)