Abstract :
Abstrak
Ekstrak etanol 96% buah pare (Momordica charantia L.) dan susu kedelai (Glycine max
(L.) Merr.) masing-masing memiliki aktivitas sebagai antihiperglikemia. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan dosis terbaik dari kombinasi buah
pare dan susu kedelai sebagai antihiperglikemia. Metode yang digunakan yaitu penurunan
kadar glukosa darah yang diinduksi aloksan secara intraperitonial. Penelitian ini dilakukan
pada mencit jantan putih sebanyak 25 ekor yang terbagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol
negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (Glibenklamid 0,013 mg/20 g BB mencit) dan
kombinasi ekstrak buah pare 27,3 mg/20 g BB mencit, 54,6 mg/20 g BB mencit, 109,2
mg/20 g BB mencit, dan susu kedelai 189 mg/20 g BB mencit yang diberikan secara oral.
Hasil Uji Post-hoc Mann-Whitney semua kelompok uji berbeda signikan dengan kontrol
negatif yaitu bernilai 0,009 (p < 0,05) dan tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif
(p > 0,05). Artinya, kombinasi ekstrak etanol buah pare dan susu kedelai memiliki aktivitas
sebagai antihiperglikemia. Hasil penelitian kombinasi Ekstrak etanol 96% buah pare
(Momordica charantia L.) dosis terbaik sebagai antihiperglikemia jika dilihat dari jumlah
dosis yang diberikan yaitu dosis 1 yaitu sebesar 27,3 mg/20 g BB mencit ekstrak buah pare
dan 189 mg/20 g BB mencit susu kedelai.
Kata Kunci: Aloksan; Antihiperglikemia; Ekstrak Buah Pare; Susu Kedelai
OLEH:
DIAN NUGRAHA
31118040