Abstract :
Pendahuluan: Sabun pembersih wajah bertujuan untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan kotoran lainnya yang dapat merusak kulit dan mengurangi kecantikan. Cincau hijau yang kaya antioksidan (Cyclea barbata miers) dapat digunakan sebagai pembersih wajah. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah memformulasi ekstrak daun cincau hijau menjadi gel pembersih wajah, mengevaluasi aktivitas antioksidannya terhadap radikal DPPH, dan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun cincau hijau. Metode: Ekstraksi, pemeriksaan kualitas ekstrak, pembuatan sediaan gel pencuci wajah, evaluasi sediaan, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH merupakan beberapa prosedur penelitian. Hasil: Menurut hasil penelitian pada daun cincau hijau, triterpenoid, tanin, dan saponin ditemukan berbahaya, sedangkan susut pengeringan 7,33%, kadar abu total 4,19%, kadar air 2,66%, dan rendemen 10,97%. . Vitamin C memiliki IC50 sebesar 2,2018 µg/ml, ekstrak memiliki 5,0923 µg/ml, dan sediaan memiliki 6,1611 µg/ml dalam uji aktivitas anti-oksidan. Kesimpulan: Ekstrak daun cincau memiliki sifat antioksidan yang kuat dan dapat diubah menjadi gel pencuci wajah.
Kata kunci: Sabun wajah;antioksidan;DPPH; IC50; daun cincau hijau.