Abstract :
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian gel ekstrak daun iler (Coleus scutellaroides (L.) Benth) terhadap luka mencit dengan kondisi hiperglikemik atau diabetes berdasarkan persentase parameter panjang luka. Mencit dikondisikan dalam keadaan diabetes menggunakan induksi aloksan dengan dosis 4,2 mg/BB mencit. Mencit dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok 1 (Kontrol Normal, non-DM, tanpa pemberian sediaan), kelompok 2 (Kontrol Negatif, DM, tanpa pemberian sediaan), kelompok 3 (Kontrol Positif, DM, diberikan sediaan gel bioplacenton), kelompok 4 (Dosis Uji 1, DM, diberikan sediaan gel ekstrak daun iler 10%), kelompok 5 (Dosis Uji 2, DM, diberikan sediaan gel ekstrak daun iler 20%, kelompok 6 (Dosis Uji 3, DM, diberikan sediaan gel ekstrak daun iler 30%). Terapi diberikan secara topikal sebanyak 1 kali sehari selama 16 hari. Terapi dilihat pada hari ke-0, 4, 8, 12, 14, dan 16. Hasil menunjukkan semua formula gel ekstrak daun iler mempunyai aktivitas penyembuhan luka sayat pada mencit model diabetes. Semakin tinggi konsenstrasi ekstrak maka semakin cepat penyembuhan luka sayat dan semakin besar nilai persenstase penyembuhan luka. Dosis uji 3 menunjukkan rata-rata persentase keberhasilan penutupan luka sebesar 54,89±2,02%.
OLEH :
DWI LISTA LIGARSARI
31119049