Abstract :
Kecantikan salah satu hal yang didambakan oleh setiap wanita. Penggunaan kosmetik
mengalami peningkatan terutama kosmetik dekoratif yang ditujukan untuk menutupi kelainan
pada kulit serta mengubah penampilan agar terlihat lebih menawan. Monascus purpureus
adalah kapang yang dapat menghasilkan metabolit sekunder berupa pigmen warna alami yaitu
pigmen merah, kuning, oranye. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kapang
Monascus purpureus dalam menghasilkan pigmen warna yang dihasilkan melalui proses
fermentasi padat pada beras sebagai substrat dengan diformulasikan sebagai sediaan kosmetik
dekoratif. Pada sediaan kosmetik dekoratif ekstrak angkak yang dibuat meliputi perona mata,
perona pipi, dan lipcream. Sediaan tersebut memiliki konsentrasi yang berbeda beda.
Berdasarkan analisis data metode friedmant test sediaan paling banyak disukai pada perona
mata yaitu formula 2, perona pipi yang banyak disukai pada formula 3 dan lipcream yang
banyak disukai pada formula 2.