Abstract :
ABSTRAK
Hipertermi adalah suhu tubuh meningkat di atas rentang normal tubuh. Demam mempunyai dua dampak yaitu dampak positif dan negatif. Demam jika tidak ditangani dengan benar, maka dapat menyebabkan kerusakan otot dan sistem saraf pusat yang dapat menyebabkan kematian. Maka perlu diberikan kompres, salah satunya dengan menggunakan kompres bawang merah. Bawang merah berperan untuk menghancurkan pembentukan pembekuan darah sehingga membuat peredaran darah menjadi lancar dan panas dari dalam tubuh dapat lebih mudah disalurkan ke pembuluh darah tepi dan demam yang terjadi akan menurun. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penerapan kompres bawang merah pada anak toddler (1-3 tahun) dengan hipertermi di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan study kasus. Subjek studi kasus dalam penelitian ini adalah 1 kasus dengan 2 pasien yang berbeda. Teknik pengumpulan data menggunakan form asuhan keperawatan dan lembar observasi. Hasil dari kedua subjek mengalami hipertermi dengan respon dari kedua subjek sama yaitu kulit merah, bibir pucat dan suhu tubuh meningkat. Kedua subjek diberikan kompres bawang merah selama 3 hari. Hasil respon dari kedua subjek kulit merah menurun, pucat menurun, dan suhu tubuh membaik. Pada subjek 1 suhu tubuh menjadi 37,6°C dan pada subjek 2 suhu tubuh menjadi 37,5°C. Jadi, hipertermi pada anak usia toddler (1-3 tahun) bisa diatasi dengan pemberian kompres bawang merah.
Kata Kunci : Anak, Hipertermi, Kompres bawang merah
Daftar Pustaka : 27 buah (2014-2022)