Abstract :
PROGRAM STUIDI S1 FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA
Skripsi, Juni 2023
Muflihah Nurazizah
Di Indonesia, diare merupakan salah satu permasalahan utama dalam kesehatan, yang menyebabkan tingginya angka kematian dan angka kesakitan. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan diare adalah Moringa oleifera Lam yang telah digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antidiare fraksi n-heksan, etil asetat dan air serta ekstrak etanol Moringa oleifera Lam. Metode yang digunakan yaitu transit intestinal dengan melihat perbandingan usus yang dilalui marker dengan panjang usus secara keseluruhan, hewan dibagi menjadi 6 kelompok, kontrol positif (loperamid HCl), kontrol negatif (Na CMC 1%), Ekstrak etanol (36,4 mg/20gBB), Fraksi N-heksan (18,2 mg/20gBB), fraksi etil asetat (6,5 mg/20gBB) dan fraksi air (7,2 mg/20gBB). Data numerik diolah menggunakan SPSS one way ANOVA dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil diketahui bahwa ekstrak dan ketiga fraksi memiliki aktivitas antidiare dengan rasio lintas marker ekstrak 0,37±0,01, fraksi n-heksan 0,40±0,04, etil asetat 0,39±0,02 dan air 0,35±0,07. Fraksi yang memiliki aktivitas tertinggi adalah fraksi air.
Kata Kunci: Antidiare, Daun kelor, Transit Intestinal