Abstract :
Indonesia merupakan negara yang mempunyai wilayah lautan sangat besar dan kaya akan ekosistem perairan,
sekitar 2/3 wilayah negara Indonesia berupa lautan. Sumber Daya Alam (SDA) yang sering dimanfaatkan manusia
yaitu perikanan, dan salah satunya yaitu mikroalga. Dunaliella salina merupakan mikroalga golongan
cyanobacterium yang menghasilkan senyawa eskopolisakarida dengan aktivitasnya sebagai antimikroba.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba dari mikroalga Dunaliella salina senyawa
eksopolisakarida. Supernatant dari hasil kultivasi mikroalga diekstraksi menggunakan presipitasi aseton dan
dideproteinasi menggunakan TCA menghasilkan rendemen ekstrak sebanyak 0,0868 g/mL dengan nilai
kandungan gula total sebanyak 117,9167 mg/mL. Hasil pengujian FTIR menunjukan bahwa sampel memiliki
gugus khas eksopolisakarida. Bakteri uji menggunakan gram negatif (Esherichia coli), gram positif
(Staphylococcus aureus), dan jamur (Candida albicans). Konsentrasi hambat minimum dari ekstrak
eksopolisakarida dalam menghambat bakteri Esherichia coli, Staphylococcus aureus adalah 8%, dan terhadap
jamur Candida albicans adalah 10%. Dan pada Konsentrasi Bunuh Minimum dari ekstrak eksopolisakarida dalam
menghambat bakteri Esherichia coli adalah 10 %, Staphylococcus aureus adalah 12%, dan terhadap jamur
Candida albicans sebesar 12% Dari hasil uji aktivitas antimikroba senyawa eksopolisakarida memiliki aktivitas
antimikroba sedang.