Abstract :
Pektin merupakan polimer dari asam D-galakturonat yang dihubungkan oleh ikatan ?-1,4 glikosidik. Pektin
banyak digunakan dalam industri farmasi, makanan dan minuman sebagai agen pembentuk gel dan agen
penstabil. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang kapas sebagai sumber alternatif
pektin serta menentukan kadar pektin yang dimbahkan untuk pembuatan selai lembaran buah mangga
harumanis dengan kualitas terbaik. Pektin dari kulit pisang kapas diperoleh dengan cara ekstraksi
menggunakan pelarut HCl dengan pH 2,5 pada suhu 100°C selama 120 menit. Rendemen yang diperoleh
yaitu sebanyak 8,67%. Pektin yang diperoleh dianalisis untuk memenuhi syarat mutu pektin yaitu kadar air
9,85%, kadar abu 6,73%, berat ekivalen 6.460,485 mg, kadar metoksil 2,85%, kadar galakturonat 75,73%,
derajat esterifikasi 21,4% dan analisis spektrum Fourier Transform Infrared (FTIR) dan didapatkan
produkselai lembaran terbaik pada penambahan pektin sebanyak 1,5%. Kemudian selai lembaran dianalisis
dan didapatkan hasil kadar air 17,55%, analisis tekstur 84,56%, total padatan terlarut 70% serta uji hedonik
terhadap organoleptik dari selai lembaran yaitu warna, aroma, rasa serta tekstur yang pada umumnya
panelis menyukai selai lembaran buah mangga harumanis dengan penambahan 1,5% pektin dari kulit
pisang kapas.