Abstract :
PROGRAM STUDI S1 FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA
Skripsi, Agustus 2023
Nuke Ayu Azzahra
Salah satu daerah di Kabupaten Cirebon adalah Desa Jatiseeng yang terkenal dengan tanaman jati yang banyak dan tersebar luas. Metode kertas cakram (Kirby Bauer) digunakan untuk menilai aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol 70% daun jati (Tectona grandis Linnaeus filius). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun jati dalam melawan bakteri Staphylococcus aureus. Pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 70% digunakan dalam proses ekstraksi refluks bertingkat. Dengan pengecualian pada konsentrasi abu tidak larut asam, daun jati memenuhi standar mutu simplisia spesifik dan non spesifik. Selain itu, daun jati juga mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etil asetat memberikan daya hambat pada konsentrasi terendah (10%) sebesar 8,64 mm dan konsentrasi tertinggi (100%) sebesar 14,33 mm, sedangkan ekstrak etanol 70% pada konsentrasi terendah (10%) sebesar 13,65 mm dan konsentrasi tertinggi (100%) sebesar 21,81 mm. Sediaan memenuhi ketentuan persyaratan evaluasi, konsentrasi terendah ekstrak etanol 70% daun jati digunakan sebagai acuan pada pembuatan formula sediaan gel facial wash dan memberikan aktivitas antibakteri dengan daya hambat sebesar 26,45 mm.
Kata kunci : Daun Jati, Antibakteri, Staphylococcus aureus, Refluks, Gel Facial Wash