DETAIL DOCUMENT
Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Kulit Pisang Nangka (Musa paradisiaca L.) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
Abdilah, Nabil
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2023-09-04 01:50:48 
Abstract :
Tingginya kadar asam urat dalam darah, yang disebabkan oleh kelebihan purin, dianggap sebagai ciri khas dari kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia. Kadar asam urat dapat diturunkan oleh metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, polifenol, terpenoid, monoterpen, dan seskuiterpen yang terdapat pada kulit pisang dan nangka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian ekstrak etanol kulit pisang nangka (Musa paradisiaca L.) dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus putih jantan yang disebabkan oleh kalium oksonat. Tikus dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol normal, allopurinol 4,5 mg/200 g BB Tikus kontrol positif, CMC Na 1% kontrol negatif, dosis 1 (17,5 mg/200 g BB Tikus dosis 2), dosis 3 (35 mg/200 g BW Tikus), dan dosis 3. Konsentrasi asam urat diukur menggunakan teknik kolorimetri enzimatik dengan menggunakan kit reagen khusus untuk asam urat. Metode ini diukur secara kuantitatif menggunakan fotometer pada panjang gelombang 546 nm. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara ketiga dosis yang dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif. Penurunan konsentrasi asam urat terbesar, yaitu sebesar 67%, terjadi pada dosis 3. Temuan penelitian menunjukan bahwa dosis 3 ekstrak etanol kulit pisang nangka mempunyai aktivitas menurunkan kadar asam urat yang lebih baik daripada dosis 1 dan dosis 2 pada tikus yang diinduksi kalium oksonat. 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA