Abstract :
Lambung merupakan organ penting dalam sistem pencernaan yang terletak di bawah diafragma.
Gangguan pada lambung dapat disebabkan karena pola makan, faktor usia dan stres sehingga
memicu peningkatan produksi asam lambung yang dapat menyebabkan penyakit gangguan
lambung seperti gastritis, dispepsia dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Penelitian ini
bertujuan untuk menelaah obat - obatan yang diresepkan dan menelaah gejala efek samping yang
muncul dari penggunaan obat untuk pasien gangguan lambung, di RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain penelitian cross
sectional dengan waktu pengambilan data antara bulan Januari ? Mei 2023. Pengambilan data
dilakukan secara prosfektif dengan menggunakan algoritma Naranjo dan algoritma Wills-Brown.
Gejala efek samping yang muncul pada pasien meliputi sakit perut, mual, sembelit, dispnea,
demam dan pusing yang berasal dari obat Esomeprazole, Lansoprazole, Omeprazole dan Sukralfat.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) menjadi
penggunaan obat yang paling banyak menimbulkan efek samping pada pasien gangguan lambung.
Kata kunci: Farmakovigilans, Gangguan lambung, Algoritma Naranjo, Algoritma Wills-Brown.