DETAIL DOCUMENT
STUDI IN SILICO KOMPONEN SENYAWA DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) SEBAGAI KANDIDAT ANTIKANKER PAYUDARA
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
PAHMI, CEPI SAMSUL
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2023-09-04 07:43:01 
Abstract :
PROGRAM STUDI S1 FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA Karya Tulis Ilmiah , Agustus 2023 Cepi Samsul Pahmi Kanker Payudara merupakan suatu keadaan dimana sel kehilangan kendali atas mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan jaringan payudara yang tidak normal, secara cepat dan tidak terkendali. Kanker payudara menjadi salah satu penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di urutan ke dua dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antikanker dan interaksi yang terjadi dari senyawa yang terkandung dalam tanaman daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai kandidat antikanker payudara secara in silico. Metode yang digunakan ialah, studi komputasi dengan molekular docking, Drug scan, Uji pkCSM dan simulasi molekular dinamik. Hasil uji in silico terhadap 37 senyawa yang terkandung dalam daun jambu biji putih diperoleh hasil dengan satu senyawa terbaik pada estrogen reseptor beta (1QKM) yaitu senyawa Daidzein dengan skor binding affinity -96,5035 kkal/mol, akan tetapi pada reseptor dengan kode pdb 5NWH dan 5W9D tidak ada senyawa yang lebih baik daripada native ligand. Berdasar parameter Lipinski's rule of five molecular terdapat 23 senyawa yang dikategorikan memenuhi aturan Lipinski's rule of five menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut memiliki permeabilitas yang baik serta mudah untuk di absorbsi. Hasil uji parameter ADMET senyawa terbaik Daidzein memiliki nilai absorpsi 94%, total clearence 0,164 sehingga dari hasil tersebut memiliki penyerapan yang baik, cepat diekskresikan dalam tubuh tidak bermutagen dan tidak menimbulkan hepatotoksisitas sehingga diprediksi lebih baik dan lebih poten untuk kandidat obat baru kanker payudara. Hasil molekular dinamik pada senyawa daidzein selama 100 ns menunjukan nilai RMSD dan RMSF yang rendah dan stabil dibandingkan obat pembanding dan native ligand pada reseptor estrogen sehingga dinyatakan memiliki afinitas serta kesetabilan yang lebih baik. 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA