DETAIL DOCUMENT
PENGGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL ANTIBAKTERI UNTUK SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT DESA BANGUNKARYA KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN JAWA BARAT
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
NURIMAN, MUHAMAD RIFKI
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2023-09-05 00:34:24 
Abstract :
Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri bagi masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman obat tradisional yang memiliki aktifitas antibakteri sebagai swamedikasi dan untuk mengetahui jenis obat tradisional yang sering digunakan untuk swamedikasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri di masyarakat Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Metode penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif, yaitu berkaitan dengan penggunaan obat tradisional pada masyarakat Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi tumbuhan. Berdasarkan wawancara didapatkan 55 jenis tumbuhan, dan sebanyak 23 jenis tumbuhan berkhasiat sebagai obat antibakteri. Tumbuhan paling banyak digunakan adalah kunyit (81%), yang berkhasiat sebagai obat batuk (77%), cara pengolahanya direbus (76%), cara penggunaanya diminum (86%), sumber tanaman obatnya berasal dari halaman rumah (85%), dan untuk takaranya 1 gelas (75%), serta untuk lama penggunaa mengkonsumsinya yaitu saat kambuh atau saat kerasa sakit (90%). Kata kunci: Swamedikasi, Tumbuhan obat, antibakteri 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA