Abstract :
Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri bagi masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman obat tradisional yang memiliki aktifitas antibakteri sebagai swamedikasi dan untuk mengetahui jenis obat tradisional yang sering digunakan untuk swamedikasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri di masyarakat Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Metode penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif, yaitu berkaitan dengan penggunaan obat tradisional pada masyarakat Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi tumbuhan. Berdasarkan wawancara didapatkan 55 jenis tumbuhan, dan sebanyak 23 jenis tumbuhan berkhasiat sebagai obat antibakteri. Tumbuhan paling banyak digunakan adalah kunyit (81%), yang berkhasiat sebagai obat batuk (77%), cara pengolahanya direbus (76%), cara penggunaanya diminum (86%), sumber tanaman obatnya berasal dari halaman rumah (85%), dan untuk takaranya 1 gelas (75%), serta untuk lama penggunaa mengkonsumsinya yaitu saat kambuh atau saat kerasa sakit (90%).
Kata kunci: Swamedikasi, Tumbuhan obat, antibakteri