DETAIL DOCUMENT
Karakteristik Terasi Udang dengan Angkak sebagai Pewarna Alami
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
FITRIANI, WINDI
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2024-07-22 08:14:35 
Abstract :
Salah satu solusi untuk mengatasi masalah penggunaan pewarna sintetis dalam pangan adalah dengan menggantinya menggunakan pewarna alami. Salah satu pewarna alami yang dapat digunakan adalah angkak yang dihasilkan oleh kapang Monascus sp. Pewarna alami ini tidak hanya aman bagi kesehatan, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat tambahan yang dapat meningkatkan kualitas produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi angkak yang optimal sebagai pewarna pada terasi. Konsentrasi angkak yang diuji dalam penelitian ini adalah 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Bahan baku terasi yang digunakan adalah rebon dan kepala udang segar, yang difermentasi selama 20 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan angkak berpengaruh signifikan terhadap karakteristik terasi. Angkak dapat meningkatkan warna produk tanpa mempengaruhi rasa, aroma, dan tekstur. Berdasarkan uji hedonik, penambahan angkak sebanyak 2% dipilih sebagai perlakuan terbaik oleh panelis. Setelah melalui beberapa pengujian, produk yang dibuat telah memenuhi syarat sesuai SNI 2716:2016.Produk yang paling diminati adalah produk dengan pemberian konsentrasi optimal yaitu 2% (F4) dengan nilai rata-rata kesukaan 3,27 pada terasi yang ditambah serbuk angkak, dan 3,67 pada terasi yang ditambah ekstrak angkak. 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA