Abstract :
Pengukuran tajam penglihatan merupakan sebuah pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan penglihatan, yang biasa dilakukan pada jarak jauh. Pengukuran ini juga dapat dilakukan pada jarak dekat, menggunakan near chart. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara pengukuran menggunakan Snellen chart dan near chart. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross-sectional, desain komparatif. Pengambilan data dilakukan dengan observasi tajam penglihatan terhadap 102 responden. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan pengukuran tajam penglihatan antara kedua alat (? <0,001). Perbedaan tersebut menunjukan perbandingan 1,0:1,0 pada tajam penglihatan 1,0 Snellen, dan 0,483:0,674 (mata kanan), 0,498:0,687 (mata kiri) pada tajam penglihatan <1,0 Snellen.