Abstract :
Tuberculosis adalah penyakit menular secara langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh lainnya. Kadar Glukosa yang tinggi pada penderita Diabetes Melitus dianggap sebagai faktor yang paling rentan untuk terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kadar gula darah sewaktu pada penderita Tuberculosis di Kecamatan Kawalu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, karena tidak adanya variabel lain yang digunakan. Penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Secara keseluruhan kadar gula darah pada penderita Tuberculosis di Kecamatan Kawalu tidak mengalami peningkatan, dari 20 sampel pemeriksaan gula darah sewaktu pada penderita Tuberculosis, terdapat 16 sampel dengan hasil normal (80%) dan 4 sampel dengan hasil meningkat (20%) kadar gula darah meningkat disebabkan karena penderita memiliki riwayat Diabetes Melitus, pola hidup, lingkungan yang tidak sehat, yang dapat menyebabkan sel-sel tidak bekerja dengan baik. Kesimpulannya dari 20 sampel yang meningkat hanya 4 sampel dan 16 sampel normal.