Abstract :
UJI MORTALITAS FORMULASI CAMPURAN EKSTRAK SERAI DAPUR (Cymbopogon citratus) DAN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L) TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti
Widi Fazri Fadilah
Analis Kesehatan, Universitas Bakti Tunas Husada
Abstrak.
Demam berdarah Denggue merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Pada tahun 2022 kasus DBD di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan dengan jumlah 1.855 kasus dan 29 kasus kematian. Penggunaan abate sebagai upaya pencegahan DBD menimbulkan dampak negatif sehingga diperlukan bahan alami sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil yang terjadi pada larva nyamuk Aedes aegypti yang diberikan campuran ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) dan babadotan (Ageratum Conyzoides L). Metode yang digunakan yaitu metode ekperimental dengan 11 perlakuan diantaranya kontrol positif, kontrol negatif dan 9 konsentrasi ekstrak dimulai dari 0,1%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; 1%; 2%; 3%; 4%; 5%. Hasil penelitian didapat total kematian terendah pada konsentrasi 0,1% dengan 5,2% kematian dan kematian tertinggi terdapat pada konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4%, 5% dengan 100% kematian. Hasil analisis probit didaptkan LC50 dengan nilai 0,417%.
Kata Kunci : Serai dapur, Bandotan, Aedes aegypti