Abstract :
Sabun pada umumnya dikenal dalam dua wujud, sabun cair dan sabun padat. Sabun pada umumnya tersedia dalam dua bentuk, yaitu sabun cair dan sabun padat. Bahan utama yang menyusun sabun adalah asam lemak dan alkali, di mana salah satu asam lemak yang bisa digunakan dalam sabun adalah minyak VCO (Virgin Coconut Oil). Minyak VCO memiliki kandungan asam laurat yang tinggi, yang bermanfaat untuk menghaluskan dan melembabkan kulit. Kulit buah manggis mengandung banyak xanthone, suatu senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, antivirus, antidiabetes, dan antioksidan. Angka penyabunan digunakan untuk menunjukkan jumlah (mg) NaOH yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar bilangan asam dan bilangan penyabunan pada sabun padat yang terbuat dari minyak VCO yang diperkaya dengan ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana linn) dengan konsentrasi NaOH sebesar 10%, berdasarkan standar SNI 7431:2015 dan 01-3741-2013. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan melakukan titrasi asam basa; alkalimetri untuk uji bilangan asam dan asidimetri untuk uji bilangan penyabunan. Hasil pengujian bilangan penyabunan pada sabun padat berbahan minyak VCO yang diperkaya dengan ekstrak kulit buah manggis dan konsentrasi NaOH 10% menunjukkan nilai 23.392 mg/HCl, sedangkan uji bilangan asam menunjukkan nilai 0.0024 mg NaOH/gr. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa hasil bilangan penyabunan tidak memenuhi persyaratan SNI 7431:2015, namun hasil bilangan asam memenuhi persyaratan 01-3741-2013.