DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT PADA WANITA MENOPAUSE
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
Suci, Derisa
Subject
KTI DIII-Analis Kesehatan/TLM 
Datestamp
2024-08-23 06:14:17 
Abstract :
GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT PADA WANITA MENOPAUSE DESCRIPTION OF PLATELET COUNTS IN MENOPAUSAL WOMEN Derisa Suci1, Yane Liswanti2, Meri Meri3. Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Bakti Tunas Husada, Indonesia Abstrak Menopause rentan terhadap kejadian kardiovaskular akibat adanya penumpukan lemak pada pembuluh darah, yang dapat menyebabkan paparan faktor jaringan yang berujung pada trombosis. Trombosit merupakan sel darah kecil yang memainkan peran penting dalam proses pembentukan bekuan darah (trombus) pada pembuluh darah yang mengalami cedera. Menopause juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular dan gangguan metabolisme serta peningkatan risiko osteoporosis dan patah tulang. Kebanyakan wanita mengalami menopause antara usia 45 sampai 55 tahun. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran jumlah trombosit pada wanita menopause. Penelitian ini dilakukan terhadap wanita menopause yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebagai populasi. Teknik jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan observasional, dan sudah melakukan uji kode etik dengan No.064-01/E.01/KEPK-BTH/V/2024. Lalu pengambilan sampel dengan purposive sampling pada sampel dan identifikasi trombosit menggunakan metode otomatis dengan alat Hematology Analyzer. Keseluruhan responden yang mengikuti penelitian terdapat 20 responden dengan hasil jumlah trombosit normal. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa diperoleh hasil jumlah trombosit pada 20 orang (100%) responden wanita menopause rentang usia 45 ? 55 tahun dengan menggunakan metode otomatis yaitu jumlah tombosit normal. Kata Kunci: Kardiovaskular, Menopause, Trombosit. Abstract Menopause is prone to cardiovascular events due to the accumulation of fat in the blood vessels, which can cause exposure to tissue factors leading to thrombosis. Platelets are small blood cells that play an important role in the process of blood clot (thrombus) formation in injured blood vessels. Menopause is also associated with an increased risk of cardiovascular events and metabolic disorders as well as an increased risk of osteoporosis and bone fractures. Most women experience menopause between the ages of 45 to 55 years. The purpose of this study was to determine the description of platelet count in menopausal women. This study was conducted on menopausal women who met the inclusion and exclusion criteria as a population. This type of research technique is descriptive, with an observational approach, and has tested the code of ethics with No.064-01/E.01/KEPK-BTH/V/2024. Then sampling with purposive sampling of samples and platelet identification using automatic methods with Hematology Analyzer tools. The total number of respondents who participated in the study was 20 respondents with normal platelet count results. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that the results of platelet counts in 20 people (100%) of menopausal female respondents aged 45 - 55 years using the automatic method are normal platelet counts. Keywords : Cardiovascular, Menopause, Platelets. Pendahuluan Menopause merupakan salah satu dari serangkaian tahapan kehidupan seorang wanita, yang menandai berakhirnya tahun-tahun reproduksinya. Setelah menopause, seorang wanita tidak dapat hamil lagi kecuali jika dilakukan perawatan kesuburan khusus. Kebanyakan wanita mengalami menopause antara usia 45 hingga 55 tahun sebagai bagian alami dari penuaan biologis. Menopause disebabkan oleh hilangnya fungsi folikel ovarium dan penurunan kadar estrogen dalam darah yang bersirkulasi. Menopause juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular dan gangguan metabolisme serta peningkatan risiko osteoporosis dan patah tulang (WHO, 2022). Estrogen adalah hormon yang terdiri atas beberapa jenis senyawa yaitu estrone, estradiol, dan estriol. Estrogen merupakan hormon steroid yang berhubungan dengan organ reproduksi wanita dan bertanggung jawab untuk mengembangan karakteristik seksual wanita (Stachenfeld, 2014). Penyakit kardiovaskular dimulai dengan aterosklerosis. Aterosklerosis adalah proses penumpukan sel darah putih di dalam dinding arteri, dikombinasikan dengan penumpukan kolesterol dan peradangan yang menyebabkan pembentukan plak. Seiring waktu, pertumbuhan plak di dalam dinding dan lumen arteri dapat menyebabkan penyempitan dan pecahnya plak, yang menyebabkan iskemia atau infark miokard akibat agregasi trombosit. Trombosit bertugas dalam proses hemostasis dan koagulasi. Masa hidup trombosit rata-rata sekitar 10 hingga 12 hari (Roma & Ishwarlal, 2023). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran jumlah trombosit pada wanita menopause. Pemeriksaan ini menggunakan metode otomatis dengan hematology analyzer dan menggunakan antikoagulan K3EDTA. Menopause rentan terhadap kejadian kardiovaskular akibat adanya penumpukan lemak pada pembu 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA