DETAIL DOCUMENT
Gambaran Kadar SGPT Pada Pengonsumsi Minuman Suplemen Berenergi Di Kota Tasikmalaya
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
Mushofah, Siti
Subject
KTI DIII-Analis Kesehatan/TLM 
Datestamp
2024-08-26 06:15:13 
Abstract :
Gambaran Kadar SGPT Pada Pengonsumsi Minuman Suplemen Berenergi Di Kota Tasikmalaya Siti Mushofah,Rianti Nurpalah,Rudy Hidana (Program Studi D-III Analis Kesehatan/TLM, Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya) Abstrak Minuman dengan suplemen energi dimaksudkan untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Mengonsumsi Minuman Suplemen Berenergi sudah menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat untuk menambah energi sebelum bekerja keras dan pada saat ingin melakukan aktivitas tertentu. Minuman Suplemen Berenergi mengandung pemanis, vitamin, stimulan, kafein dan berbagai bahan zat tambahan lainnya. Minuman Suplemen Berenergi didefinisikan sebagai minuman komersial yang dijual bebas dengan kandungan kafein tinggi sebagai penambah energi termasuk kewaspadaan mental dan kinerja fisik. Konsumsi minuman secara berlebih telah di kaitkan dengan beberapa kasus kerusakan hati akut yang terlihat secara klinis, yang bisa menjadi parah dan mengakibatkan transplantasi hati yang fatal atau mendesak. Pemeriksaan kadar SGPT merupakan parameter untuk mengetahui fungsi dari organ hati. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kadar SGPT pada konsumen Minumam Suplemen Berenergi di Kota Tasikmalaya. Metode yang dilakukan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sebanyak 20 sampel di ambil secara purposive sampling, sedangkan metode pemeriksaan SGPT menggunakan metode kinetik-IFCC dengan alat fotometer WP-9200. Hasil penelitian didapatkan hasil 80% (16 orang) memiliki kadar SGPT normal dan 20% (4 orang) memiliki kadar SGPT meningkat. Sesuai dengan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden menunjukkan nilai SGPT yang normal. Kata Kunci : SGPT, Kafein, Minuman berenergi Abstract Energy supplement drinks are intended to maintain health and endurance. Consuming energy supplement drinks has become a common practice among people to boost energy before strenuous work and during specific activities. Energy supplement drinks contain sweeteners, vitamins, stimulants, caffeine, and various other additive substances. These drinks are defined as commercially available beverages with high caffeine content that enhance energy, including mental alertness and physical performance. Excessive consumption of these drinks has been linked to several cases of acute liver damage that can be clinically apparent, potentially leading to severe outcomes such as liver transplantation or urgent interventions. SGPT levels are used to assess liver function. This study aims to investigate SGPT levels in consumers of energy supplement drinks in Tasikmalaya. The method employed is descriptive with a quantitative approach, involving 20 purposively selected samples, while SGPT examination uses the kinetic-IFCC method with a WP-9200 photometer. The results showed that 80% (16 individuals) had normal SGPT levels and 20% (4 individuals) had elevated SGPT levels. According to these findings, it can be concluded that the majority of respondents displayed normal SGPT values. Keywords: SGPT, caffeine, energy drinks 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA