DETAIL DOCUMENT
EFEK KOMBINASI REBUSAN DAUN KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.), DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.), DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) DAN DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus L.)
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
MUWAHID, ACENG CHOTIM
Subject
S1-Skripsi Farmasi 
Datestamp
2024-08-27 04:41:07 
Abstract :
Diabetes melitus menjadi masalah signifikan di Indonesia, dengan 9 juta orang terdampak dan diperkirakan meningkat hingga 16,6 juta pada tahun 2045. Hiperglikemia, atau peningkatan kadar glukosa darah, merupakan tanda utama diabetes yang dibagi menjadi tipe 1, tipe 2, gestasional, dan lainnya. Selain obat dan insulin, tanaman herbal seperti kecombrang, daun kelor, daun salam, dan daun sirsak digunakan sebagai alternatif alami untuk mengatur kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Pengujian dilakukan menggunakan Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) dan pengukuran Glukosa Darah Puasa (GDP) dengan melibatkan 24 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi enam kelompok: kelompok normal, kelompok positif (dapagliflozin), kelompok negatif dengan Na-CMC 1%, dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis kombinasi rebusan 18,2 mg, 36,4 mg, dan 72,8 mg. Hasil menunjukkan kombinasi rebusan dosis 2 (36,4 mg) menurunkan kadar glukosa darah dan memiliki efek serupa dengan kontrol positif. Kelompok dosis 2 juga menunjukkan penurunan glukosa darah yang signifikan dibandingkan kontrol negatif dan memiliki efek stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi rebusan daun kecombrang, kelor, salam, dan sirsak pada dosis 36,4 mg efektif menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang mengalami hiperglikemia, kemungkinan besar karena kandungan senyawa metabolit sekunder dalam kombinasi tersebut. 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA