Abstract :
Tanaman obat yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan antidiabetes mellitus salah satunya kayu manis (Cinnamomun burmanni). Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh metabolisme sehingga meningkatkan kadar gula darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antidiabetes mellitus tipe 2 dari senyawa yang terkandung dalam tanaman kayu manis (Cinnamomun burmanni) dan ikatan yang terjadi antara senyawa yang terkandung dalam kayu manis secara in silico. Metode yang digunakan ialah studi komputasi dengan molekular docking, Uji pkCSM, uji Drug Scan dan simulasi molekular dinamis. Hasil dari studi komputasi molekular docking dari 21 senyawa kayu manis menunjukkan bahwa dua senyawa yang memiliki ikatan-ikatan terkuat dibandingkan dengan senyawa lainnya adalah Kaempferol dan Linalool dari hasil docking dengan (kode PDB 2JKE). Pengujian pkCSM dari kedua senyawa memiliki hasil yang baik tidak toksik. Hasil uji Drug Scan menunjukan bahwa dari 21 senyawa memenuhi syarat kecuali senyawa Procyanidin dimer dari kriteria parameter uji tersebut. Hasil dynamica molecular pada senyawa Linalool selama 100 ns menunjukan nilai RMSD dan RMSF yang baik dan bisa dijadikan sebagai penemuan obat baru antidiabetes.