Abstract :
Ketombe merupakan suatu kondisi kulit kepala yang ditandai dengan serpihan putih
dan rasa gatal yang menimbulkan masalah bagi penderitanya. Salah satu jamur
penyebab utamanya ketombe ialah Microsporum gypseum. Tujuan penelitian ini
mengetahui pengaruh ekstrak jamur Coprinus comatus terhadap pertumbuhan
jamur Microsporum gypseum serta mengetahui pada konsentrasi berapa ekstrak
jamur Coprinus comatus memiliki daya hambat paling tinggi dalam menghambat
pertumbuhan jamur Microsporum gypseum. Metode yang digunakan yaitu
eksperimen karena sempel atau ekstrak dibuat dalam varian konsentrasi yang
berbeda mulai dari konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%,
dan 100% dengan kontrol positif menggunakan ketokonazol 2% dan kontrol negatif
menggunakan aquadest steril. Hasil penelitian menunjukkan tidak terbentunya zona
hambat pada kosentrasi antara 10% sampai 90%, namun terdapat zona hambat pada
konsentrasi 100%, diameter zona hambat 22,01 mm dan diameter kontrol positif
positif 38,85 mm.
Kata Kunci : Microsporum gypseum, Coprinus comatus, Ekstrak