Abstract :
Indonesia merupakan negara terbesar kedua yang menderita tuberkulosis (TB) setelah India. Selain itu, hal ini diperparah dengan semakin banyaknya penderita TB yang resistan terhadap obat. Namun hingga saat ini penelitian di Indonesia mengenai perbandingan efektivitas pengobatan antara TB sensitif obat vs TB resistan obat masih belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengobatan antara TB sensitif obat vs TB resistan obat. Pengumpulan data dilakukan secara cross-sectional dengan metode retrospektif untuk mengumpulkan informasi pada bulan Januari hingga Desember 2022. Seratus dua belas pasien dilibatkan dalam penelitian ini (delapan puluh pasien merupakan TB sensitif obat, dan tiga puluh dua pasien merupakan TB resistan obat. TB yang sensitif terhadap obat sepuluh kali lebih besar kemungkinannya untuk disembuhkan dibandingkan TB yang resistan terhadap obat (RR 10.6615, 95% CI, 4.2411-26.8018, p<0.0001). Selain itu, TB resistan obat memiliki angka kematian dua puluh kali lebih tinggi dibandingkan TB sensitif obat (RR 20.6522, 95% CI, 6.7082-63.5807, p<0.0001). Pengobatan ini sepuluh kali lebih efektif pada TB yang sensitif terhadap obat dibandingkan TB yang resistan terhadap obat.